Naif November 13, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
kita tak akan pernah tau kapan cinta datang pada kita. kadang kita baru menyadarinya ketika orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita dan kita kadang terlalu munafik untuk mengakuinya. apakah itu memang sifat dasar manusia? atau aku yang masih terlalu naif untuk selalu mempermasalahkan cinta yang menurutku memang tak akan ada habisnya, tapi apakah cinta memang tidak bisa dilogika? mengapa kita harus selalu berfikir kalau kita dibutakan oleh cinta mengapa tidak cinta saja yang dibutakan oleh kita? maksudku mengapa tidak kita saja yang mengatur cinta yang seperti apa yang harus hadir dan cinta seperti apa yang seharusnya tidak boleh ada dalam diri kita? aku sudah terlalu bosan dengan cinta yang selalu seenaknya hadir dan mengangguku…lalu pergi aku muak dengan cinta yang tak bisa kukendalikan aku marah dengan diriku sendiri yang sering terpedaya oleh cinta aku sudah muali tak percaya lagi bahwa cinta sejati itu ada karena aku belum menemukannya….. naifkah aku….
Sebuah Nama Sebuah Cerita Mei 3, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Untuk sebuah nama yang pernah mengisi hari – hariku
Sebuah nama yang telah mengajariku arti kehidupan
Memandang cerita dengan cinta
Mengajariku caranya mencintainya
Mengajariku menikmati indahnya mencintainya
Membuatku bersyukur karena aku mencintainya
Membuatku ikhlas karena kau mencintainya
Membuatku merasa Bahagia karena aku mencintainya
Akan kubiarkan cinta ini terus hidup
Walaupun akan ada cinta lain
Yang datang menisi hidupku
Karena kau selalu membuatku bahagia
Dengan senyummu
Walupun bukan karenaku ataupun bersamaku
Bagiku kau begitu berarti walupun kau tak tahu
Bahwa kau begitu berarti
Bahagialah walau kau takkan tahu
Bahagiamu adalah bahagiaku…..
GL 80 Sby 29-12-08
Mencintai dan Dicintai Mei 1, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Dulu aku selalu merasa kalo dicintai tuh anugrah yang paling indah dan menyenangkan. Aku merasa bersukur ketika orang mencintai aku. Aku hanya tinggal menerima dan kalau bisa membalasnya, kurang enak apa coba tinggal menerima tanpa berfikir bagaimana kita membalas mencintainya…
Mungkin sampai awal kuliah aku juga masih merasa lebih enak dicintai. Menunggu diberi cinta tanpa harus mengimbangi dengan mencintai. Bagiku dulu dicintai tuh keren karena kau merasa berarti karena ada yang mencintaiku…
Seiring dengan perkembangan pola pikirku dan pola hatiku…yek…aku merasa kalau mencintai lebih indah dibandingkan dicintai. Layaknya memberi lebih indah dibandingkan menerima.
Mencintai lebih indah dibandingkan dicintai. Merasakan rasa yang membuat kita lebih merasa berarti. Membuat cinta menjadi indah dengan kemauan kita sendiri. Ternyata memberikan cinta lebih indah daripada dicintai.
Mencintai tak harus mengatakan kalau kita mencintainya. Hanya dengan melihatnya menemukan kebahagiaa, dengan ataupun tanpa kita. Kita pasti bisa merasa kebahagiannya. Kuncinya ada di ketulusan dan kerelaan berkorban.. Aku sangat bahagia ketika aku mencintai orang lain. karena aku bisa menjadi diriku sendiri.
Merasakan getaran cinta dan membuatnya menjadi penghias hari – hariku. Aku tak perlu menyalahkan cinta ketika dia tak sampai pada orang yang kucintai. Setidaknya aku bisa merasakan kebahagiaan karena aku dianugrahi rasa cinta dan aku telah membaginya.
Memberikan cinta rasanya seperti memberikan energi baru. Energi yang tak kita ketahui bentuknya seperti apa tapi kita bisa merasakannya. Sejauh kita memberikan yang terbaik dan mengendalikan tindakan agar tak menyakiti orang yang kita cintai, kita sudah berada pada tempat yang tepat.
Belajarlah untuk mencintai orang lain, maka kau akan merasakan indahnya dunia.
AKU DAN HUJAN April 29, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.2 comments
Biarkan hujan ini turun dengan derasnya
Hingga ku takkan mampu menatap jauh kedepan
Seperti mata hatiku yang tak bisa melihat wajah lain
Selain dirimu…
Biarkan hujan berderai
Hingga tak mampu aku merasakan sakit
Sakit karena kepergianmu
Biarkan aku menyimpan dirimu disudut hatiku
Biarkan tiap saat aku melihatmu dalam mata hujan
Biarkan aku mengenangmu dalam setiap titik air hujan
Hingga kau takkan tahu betapa besarnya diriku mencintaimu
Setiap hujan turun biarkan ia menjadi milikku
Hanya milikku….
Karena setiap tetesannya ada dirimu disana
Hanya untuk mengingatkanku bahwa tidak ada ruang dihatimu
Untukku………..
Biarkan hujan ini menghiburku….
Hanya untuk melihatmu disana……….
19 desember 2008 GL80 06.03
Untuk mu… April 28, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Untukmu yang tak pernah jadi nyata
Kisah yang tak pernah jadi sempurna..
Kisah yang hanya milikku
Untukmu yang tak akan pernah tau
Bahwa ada kisah tentangmu dihatiku
Yang tak kau ketahui
Dan bahkan tak akan pernah kau ketahui
Bahwa pernah dan ada dirimu dihatiku
Dihariku
Dan dijiwaku
Bahwa ada sekelumit cinta untukmu
Dariku yang takkan pernah kau tau
Bahwa ada senyum untukmu
Ada tawa untukmu
Ada sedih untukmu
Ada pula tangis untukmu
Untukmu yang tak pernah jadi hidupku
Untukmu yang pernah jadi penerang hatiku
Biarlah kisah ini hanya untukku
Biarkan semua ini menjadi misteri bagiku
Bahwa kau ada dalam hidupku sebagai pemanis
Perjalanan ini…
Bukan sebagai gula.
GL-80 5-8-08
Demi April 27, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Demi sebuah cinta
Demi sebuah asa
Demi sebuah rindu
Demi sebuah rasa
Aku hilang dalam semu
Aku hampa dalam sepi
Engkau yang duduk sendiri
Dengan menatap matahari
Berjuang melepas mimpi
Kalau esok engkau ada dihadapanku
Kupastikan kau akan bertanya
Tentang cinta ini
Tentang asa ini
Tentang rindu ini
Dan tentang rasa ini
Seperti romeo yang kematiannya jadi semu
Lalu Juliet yang tersenyum dengan kematiannya.
Kwarda 14 april 2007
“ ah “ Lagi………… April 24, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Jengah………
Marah……….
Emosi tertumpah
Jika kata – kata menyerapah
Membuka aura rasa
Aku lelah ketika diam marah
Aku marah ketika diam lelah
Bodoh jika aku harus menyerah
Pengecut
Jika aku harus sendiri menerimanya
“ menteri “ aku salut padamu
Memberi ceramah tanpa solusi
Janggal jika ini terjadi disini
Karena ini bukan zaman “ menteri “ loyo
Yang ingin malam tak berhenti
Memberinya tenang senyap dan
Bintang berkilauan mutiaranya……….
Depan Sanggar, 2 April 2007
AKU April 22, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Aku sendiri tak tahu
Manakah jingga kala senja
Aku tak tahu mana kelam kala malam
Aku tak tahu mana terang kala siang
Yang aku tahu hanya ada aku
Sendiri
Menatap matahari
Menatap bulan
Manatap bintang
Dan menatap diriku
Sebuah sajak tercipta untuk tubuh sendu ini
Aku bukan jingga
Aku bukan matahari
Aku bukan bulan
Aku bukan bintang
Tapi ini aku
Aku yang sendiri
Aku yang mampu berdiri
Aku yang mampu bernyannyi
Walau senandung ini lirih terdengar
Walau nyanyian ini hanya sebuah tangis
Aku tetap aku
Sendiri dan bernyanyi
Tentang engkau.
A7GL80,8.31,29 Maret 07
Tugas Akhir April 20, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Elegi kisah kematian tentang kehidupan
Tentang kehidupan.
Melayang menebarkan jaring kebimbangan
Menengadah untuk menundukkan
Keraguan namun takjua temukan jawaban
GL 80-270608 Bakteriku…..
SIal aKu mARaH April 17, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.add a comment
Sesak, penat
Aku mual
Gerbong 9 Kertajaya
Membawa semua mual ini
Langit biru aku datang padamu
Bersama nyanyian angin
Seiring lara hatiku
Menempuh jengkal rel kehidupanku
Jalan ini panjang
Bahkan terlalu panjang
Untukku….
Semua jalani sebuah cerita
Tentang kini-esok, nanti
Juga tentang masa silam
Yang entah putih ataupun hitam
Tetap membahana dalam
Hati…..
Surabaya, 20-3-2007