Kereta April 13, 2009
Posted by ikhasukma in Uncategorized.trackback
Kereta ini melaju pelan sekali
Semburat emas menyembul dari ujung barat
Kemarin kereta ini meniti rel yang sama
Begitu pula mata ini
Melihat sebuah kehangatan di gubuk kecil itu
Meski bocor, kumuh, sempit
Tapi ada lentera menyala di sana
Terang nan hangat
Aku ingin tidur ditempat sehangat itu
Begitu pula telinga ini
Mendengarkan senandung penjual atas kereta
Menawarkan barang tanpa menjual sedikitpun harga dirinya
Menjual waktu yang tak terhenti ketika barang berubah pemiliknya
Senandung dangdut menggema di gerbong 4 malam ini
5 lagu mengalun panas membuat kupingku bergetar
15 ribu untuk nyanyian rindu dan goyangan pantatnya
Semurah itukah pantatnya dijual?
Kereta masih melaju sampai stasiun pasarturi
Menyambut datangku
Masih seperti kemarin saat aku pergi
Aku pulang
Surabaya
Surabay, 20-3-2007
Komentar»
No comments yet — be the first.