jump to navigation

AKU DAN HUJAN April 29, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
1 comment so far

Biarkan hujan ini turun dengan derasnya

Hingga ku takkan mampu menatap jauh kedepan

Seperti mata hatiku yang tak bisa melihat wajah lain

Selain dirimu…

Biarkan hujan berderai

Hingga tak mampu aku merasakan sakit

Sakit karena kepergianmu

Biarkan aku menyimpan dirimu disudut hatiku

Biarkan tiap saat aku melihatmu dalam mata hujan

Biarkan aku mengenangmu dalam setiap titik air hujan

Hingga kau takkan tahu betapa besarnya diriku mencintaimu

 

Setiap hujan turun biarkan ia menjadi milikku

Hanya milikku….

Karena setiap tetesannya ada dirimu disana

Hanya untuk mengingatkanku bahwa tidak ada ruang dihatimu

Untukku………..

 

Biarkan hujan ini menghiburku….

Hanya untuk melihatmu disana……….

 

                                   19 desember 2008 GL80 06.03

Untuk mu… April 28, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Untukmu yang tak pernah jadi nyata

 

Kisah yang tak pernah jadi sempurna..

Kisah yang hanya milikku

Untukmu yang tak akan pernah tau

Bahwa ada kisah tentangmu dihatiku

Yang tak kau ketahui

Dan bahkan tak akan pernah kau ketahui

 

Bahwa pernah dan ada dirimu dihatiku

Dihariku

Dan dijiwaku

 

Bahwa ada sekelumit cinta untukmu

Dariku yang takkan pernah kau tau

 

Bahwa ada senyum untukmu

Ada tawa untukmu

Ada sedih untukmu

Ada pula tangis untukmu

 

Untukmu yang tak pernah jadi hidupku

Untukmu yang pernah jadi penerang hatiku

 

Biarlah kisah ini hanya untukku

Biarkan semua ini menjadi misteri bagiku

Bahwa kau ada dalam hidupku sebagai pemanis

Perjalanan ini…

Bukan sebagai gula.

                                      GL-80 5-8-08

 

Demi April 27, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Demi sebuah cinta
Demi sebuah asa
Demi sebuah rindu
Demi sebuah rasa

Aku hilang dalam semu
Aku hampa dalam sepi
Engkau yang duduk sendiri
Dengan menatap matahari
Berjuang melepas mimpi
Kalau esok engkau ada dihadapanku
Kupastikan kau akan bertanya
Tentang cinta ini
Tentang asa ini
Tentang rindu ini
Dan tentang rasa ini

Seperti romeo yang kematiannya jadi semu
Lalu Juliet yang tersenyum dengan kematiannya.

Kwarda 14 april 2007

“ ah “ Lagi………… April 24, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Jengah………

Marah……….

Emosi tertumpah

Jika kata – kata menyerapah

Membuka aura rasa

Aku lelah ketika diam marah

Aku marah ketika diam lelah

Bodoh jika aku harus menyerah

Pengecut

Jika aku harus sendiri menerimanya

menteri “ aku salut padamu

Memberi ceramah tanpa solusi

Janggal jika ini terjadi disini

Karena ini bukan zaman “ menteri “ loyo

Yang ingin malam tak berhenti

Memberinya tenang senyap dan

Bintang berkilauan mutiaranya……….

 

 

Depan Sanggar, 2 April 2007

 

AKU April 22, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Aku sendiri tak tahu

Manakah jingga kala senja

Aku tak tahu mana kelam kala malam

Aku tak tahu mana terang kala siang

Yang aku tahu hanya ada aku

Sendiri

Menatap matahari

Menatap bulan

Manatap bintang

Dan menatap diriku

Sebuah sajak tercipta untuk tubuh sendu ini

Aku bukan jingga

Aku bukan matahari

Aku bukan bulan

Aku bukan bintang

Tapi ini aku

Aku yang sendiri

Aku yang mampu berdiri

Aku yang mampu bernyannyi

Walau senandung ini lirih terdengar

Walau nyanyian ini hanya sebuah tangis

Aku tetap aku

Sendiri dan bernyanyi

Tentang engkau.

 

A7GL80,8.31,29 Maret 07

 

Tugas Akhir April 20, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Elegi kisah kematian tentang kehidupan

Tentang kehidupan.

Melayang menebarkan jaring kebimbangan

Menengadah untuk menundukkan

Keraguan namun takjua temukan jawaban

 

 

GL 80-270608 Bakteriku….. 

SIal aKu mARaH April 17, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Sesak, penat
Aku mual
Gerbong 9 Kertajaya
Membawa semua mual ini

Langit biru aku datang padamu
Bersama nyanyian angin
Seiring lara hatiku
Menempuh jengkal rel kehidupanku
Jalan ini panjang
Bahkan terlalu panjang
Untukku….

Semua jalani sebuah cerita
Tentang kini-esok, nanti
Juga tentang masa silam
Yang entah putih ataupun hitam
Tetap membahana dalam
Hati…..

Surabaya, 20-3-2007

Kereta April 13, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Kereta ini melaju pelan sekali

Semburat emas menyembul dari ujung barat

Kemarin kereta ini meniti rel yang sama

Begitu pula mata ini

Melihat sebuah kehangatan di gubuk kecil itu

Meski bocor, kumuh, sempit

Tapi ada lentera menyala di sana

Terang nan hangat

Aku ingin tidur ditempat sehangat itu

Begitu pula telinga ini

Mendengarkan senandung penjual atas kereta

Menawarkan barang tanpa menjual sedikitpun harga dirinya

Menjual waktu yang tak terhenti ketika barang berubah pemiliknya

Senandung dangdut menggema di gerbong 4 malam ini

5 lagu mengalun panas membuat kupingku bergetar

15 ribu untuk nyanyian rindu dan goyangan pantatnya

Semurah itukah pantatnya dijual?

Kereta masih melaju sampai stasiun pasarturi

Menyambut datangku

Masih seperti kemarin saat aku pergi

Aku pulang

Surabaya

 

 

Surabay, 20-3-2007

22 Agustus 2004, 04.00 WIB April 6, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Teman kutahu kau ada

Entah di malam atau disiangku

Kutahu kau ada

Entah di sadar maupun di khayalku

Aku tahu kau ada

Entah di hati atau dijiwaku

Kini ketika kau pergi

Mungkin kau takkan tahu

Jika aku masih disini

Saat siang mengantarkanku padamu

Berteman tudung hijau tua

Ada melati merangkai setiap senyummu

Balutan putih membuatmu terlihat anggun

Engkau sangat cantik hari ini sahabatku

Terik mentari membuatmu merasa kantuk teman

Apakah lelah matamu tak dapat terbendung?

Apakah kau merasa inikah saatnya

Untuk memulai tidur panjangmu?

Mumpi indahmu ?

Apakah kau tak siap menghadapi kenyataan ?

Hingga kau harus memulai mimpimu

Sungguhkah engkau dengan niatmu?

Meninggalkan semua ?

 

Betapa banyak pertanyaan menyeruak kepalaku

Jika kau ada malam ini

Mungkin kau juga tak akan menjawabku

Karena mungkin

Kau pun takkan tahu knapa kau

Harus tidur hari itu………………

 

H 302- 14 Maret 2007

( Happy Birthday IMOET “ with all good wish just 4 u”)

Untuk Sahabatku “MANMUT” April 6, 2009

Posted by ikhasukma in Uncategorized.
add a comment

Persahabatan ternyata memang akan seperti kepompong, mengubah ulat menjadi kupu – kupu. Dengan cara yang indah atau sebaliknya….

Hari ini mungkin akan menjadi hari yang paling menyakitkan dalam hidupku. Salah satu sahabatku pergi dariku karena kebodohanku menyakiti dan membuatnya kecewa padaku. Sudah 5 hari sejak kejadian itu aku mencoba terus dan terus menghubunginya, meminta maaf padanya. Berharap ia kan menjadi sahabatku lagi merajut kisah bersama lagi. Tapi harapan hanya akan menjadi harapan setelah tadi malam SMS melesat ke Hp ku memudarkan semua harapan itu tak akan menjadi keyataan. SMS yang kuharapkan selama 5 hari menjadi penawar rasa bersalah ternyata membuatku harus menahan rasa pahit kekecewaan dan kemarahan pada diriku sendiri. Rasanya tak ingin membuka SMS itu, tapi aku harus kuat untuk menulisnya di sini untuk mengingatkan betapa bodohnya aku.

Tepuk pundak sahabatmu saat ia msh brsamamu.

Peluk dia saat ada d sisimu. Krn qta bru menyadari btapa qta mnyayangi mreka saat mreka tlah prgi.

Mngkin kata maaf bs qta ucapkan dgn mudahny. Tp adakalanya beribu maaf mnjadi tak berarti ktika kata2 dan sikap qta tlah membuatnya bgitu kcewa. Menyesal pun tak ada guna. Jadi tak ada yg bs qta perbuat, krn smuanya telah brubah, bahkan mngkin brakhir…”

 

Sekita 10 detik aku merasa kosong, tak tahu apakah ini mimpi buruk atau kenyataan pahit. Lalu mencoba mengkrosceknya. Sms 1 terkirim, tak ada balasan , ku telepon tak diangkat…..

Apa maksud dari semua ini.

Ya Allah apa lagi ini? Tak cukupkah kau ambil imut dariku kenapa harus ada satu lagi yang dipisahkan dariku. Air mataku tak dapat lagi kubendung.

Perasaan marah dan kecewa pada diri sendiri berkecamuk di dadaku. Perasaan tak percaya terus bergelayut dalam pikiranku sampai saat ini. Aku tak bisa membayangkan ketika aku bangun nanti tak akan ada lagi dia disampingku.

Teman jika menyesal tak ada gunanya, maka biarkanlah aku menyesalinya seumur hidupku, karena aku emang tak berguna

jika tangis takkan dapat merubah apapun, maka biarkan aku mengisi kebodohanku selamanya…..

Teman aku masih dan akan terus berharap kau kembali padaku, berukan aku kesempatan untuk membuatmu kembali padaku. Karena kau begitu berarti bagiku.

Jika semua sudah berubah atau berakhir, biarkan aku tetap menganggapmu ada. karena kau bukan masa lalu yang harus ku kenang. Tapi kau adalah bagian dari perjalanan hidupku dan selalu seperti itu. walaupun kau tak lagi ada disampingku, aku selalu merasa ada bagian jiwamu melekat padaku. Izinkanlah aku untuk tetap menganggapmu ada karena memang engkau selalu ada. 
Selamanya……

Maafkan aku…

 

(aku selalu menikmati setiap detik hidupku, begitu pula ketika aku menagis, aku selalu menikmatinya).